Di sebuah Rumah Sakit yang begitu megah di
Jakarta, di mana banyak
sekali orang yang berlalu lalang baik itu yang berobat, para
pembesuk ataupun yang sedang menunggui pasien. Glen Alinski
adalah satu dari
sekian banyak orang yang ada di Rumah Sakit tersebut,karena istrinya
baru saja melahirkan anak pertamanya. Otomatis saat itu ia berada
di ruangan bersalin. Sudah dua hari ia berada di situ dan dia
sedang berbahagia karena anak lelaki yang
didambakannya sudah hadir ke dunia ini.
Saat dia sedang melamun di depan ruang bersalin tiba-tiba dia
melihat seorang lelaki dengan tergesa-gesa dan terburu-buru
menyerobot masuk ke ruang bersalin, dan beberapa saat kemudian
lelaki itu tampak keluar didorong memakai kursi roda oleh seorang
suster karena pingsan, Glen Alinski heran kenapa lelaki ini, karena
penasaran Glen Alinski segera menghapiri beberapa suster yang
ada di ruang
bersalin, dia bertanya,
"sus, boleh tau kenapa lelaki yang baru datang tadi tiba tiba
pingsan?"
Dengan tenang si suster menjawab, "Oh itu dia terburu-buru datang
kesini karena isterinya akan segera melahirkan, tapi dia lupa
sesuatu,"
"Lupa apa, sus?" tanya Glen Alinski lagi.
"Dia lupa membawa istrinya."
Jumat, 18 April 2008
Lupa
Kamis, 17 April 2008
Pemabuk
Doa
Nenek Van Danoe selalu mengajarkan kepada cucu-cucunya untuk berdoa sebelum tidur, bangun tidur termasuk doa seusai makan dsb. Setiap lafal doa antara kesempatan yang satu dengan yang lainnya selalu berlainan bunyinya. Untuk menerapkan peratuan doa-mendoa tersebut maka si cucu Pudin pada setiap kesempatan tertentu harus membaca doa khusus tersebut secara nyaring agar sang Nenek bisa mendengarkannya.
Pada suatu hari, sayup-sayup, si Nenek mendengarkan cucunya sedang berdoa di kamar mandi.
Betapa terkejutnya sang ayah sebab doanya yang dilantunkan sang cucu adalah doa khusus acara seusai makan.
"Cu... mengapa di kamar mandi kamu baca doa sesudah makan ?" tanya sang Nenek dengan penuh rasa ingin tahu.
Setelah hening sesaat terdengar suara dari kamar mandi
"Anu Nek ...soalnya saya baru menelan ...sabun mandi..." jawab sang cucu.
Nggak tega
Cowok : "Gua suka nggak tega ngeliat ada cewek berdiri kalau lagi naik bus, apalagi pas gua dapet duduk..."
Cewek : (kagum) "Terus, apa yang Mas lakukan?"
Cowok : "Gua langsung pura-pura tidur..."
Umur ortu
Aku melamar pekerjaan dan di formulir lowongan pekerjaan, ada pertanyaan, "Umur Ayah (jika hidup)", dan pertanyaan yang sama juga untuk ibu.
Saya mengisinya dengan 105 dan 94. Si pewawancara bertanya apakah orang tua saya benar-benar setua itu.
Aku menjawab, "Tidak, tapi mereka pasti seumur itu jika masih hidup."
