Rabu, 11 Juli 2012
Viva La Vida! (2/2)
Viva La Vida! (1/2)
Minggu, 26 Juni 2011
yang bisa kami lakukan
yang bisa kami lakukan hanya berharap
karena amanah ini masih diberikan kepada kami
umat terbaik adalah impian kami
menjadi yang terbaik untuk umat juga ingin kami
yang bisa kami lakukan adalah saling percaya
karena dengan percaya kami bisa tenang
tenang menjalankan amanah ini
berbuat terbaik untuk umat ini
yang bisa kami lakukan adalah bersiap
bersiap jika harap kami terwujud
juga siap jika harap kami tidak terwujud
namun, biar bagaimanapun kami tetap ingin harapan kami terwujud
yang bisa kami lakukan adalah sabar
sabar dalam mewujudkan harapan ini
sabar dalam menerima cobaan yang ada
sabar dalam menunggu waktu itu
waktu dimana harapan kami terwujud
dan yang bisa kami lakukan adalah mengharao
mengharap hanya kepada-Nya
mengharap akan ridha-Nya
mengharap akan berkah-Nya
Sabtu, 19 Maret 2011
Sicher...
Sicher...
Kini, kehidupan mulai memasuki babak baru
Ketika hujan datang tidak menentu
Ketika matahari tidak lagi ditemui sepanjang hari
Saat semua pergi
Yang ada hanya tinggal asa
Sampai kita benar-benar punya sayap
Atau kita bisa mengabaikan gaya gravitasi
dan bebas pergi
Ketika itu, meskipun jauh
Matahari akan
ku gapai
Bintang akan
ku kejar
Hujan akan
ku bawa kembali
ke bumi
Membasahi setiap hati yang kering
Menghidupkan jiwa-jiwa yang mulai hampa
Namun,
Kapankah kita punya sayap?
Kapan pula teknologi
maju sedemikian pesatnya?
Juga kapan gravitasi nol?
Yang ada,
hanya pertolongan Allah
Dan itu
dekat
Kamis, 30 September 2010
Pilihan...
Pilihan…
Aku berbicara tentang pagi
Kala sinar mentari menyelinap dengan ramah
Saat kicauan burung menyapa dengan merdu
Ketika hawa sejuk menebar ketenangannya
Kini aku merindu siang hari
Saat ia memberi segenap energi
Sesekali memacu emosi
Agar jantung berdegup semakin tinggi
Sore tetap ku nanti
Langitnya teduh
Tidak gelap
Tidak pula terang
Dan malam akan ada di hati
Dihias bintang beriringan
Beberapa acak tak beraturan
Namun tetaplah ia berkilauan
Kini diri mulai bimbang
Mentari, matahari, atau bintang
Walau semua sama
Namun terasa berbeda
Dan memilih itu suatu kewajiban
Sekarang atau nanti
Dahului ia dengan keyakinan
Genapkan ia dengan azzam
Matangkan ia dengan pasrah
Semoga Allah memberi berkah
Selasa, 14 September 2010
Rumit
Hidup,
Mengapa perlu ada kerumitan?
Aku tidak mengerti
Terkadang jatuh pada hal yang sepele
Namun selalu saja rumit
Tahukah kita,
Ungkapan-ungkapan bijak itu benar adanya
Dekatkan diri pada Pencipta
Dan kita akan sadar bahwa kita lemah
Bodohnya,
Kita terlambat menyadari
Bahwa kita mengira hal ini biasa
Sehingga, terkadang hal sepele ini menyita
Rumit,
Kenapa selalu rumit
Karena fitnah telah merajalela
Sudah sampai ke pakaian-pakaian kita
Menghunjam jauh ke benak kita
Bahkan menari-nari dalam nurani kita
Dan kita kalah!
Selasa, 13 Juli 2010
Benturan Dengan Kenyataan
Kau boleh saja bernyanyi
Tetapi bernyanyilah untuk kebahagiaan
Jangan karena kesenangan
Kau boleh saja menari
Tetapi menarilah untuk memberi
Bukan kepuasan diri
Lakukan apa yang ada di hatimu
Jangan dengarkan perutmu
Dan biarkan riak-riak itu terjadi
Lalui dengan tegar hati
Bukan karena mereka tidak menyukai
Hanya saja mereka tidak mengerti
Membuat mereka mengerti jauh lebih mulia
Pakai hatimu untuk membuka
Pakai pikiranmu untuk terbuka
Dan gunakan telingamu untuk peka
Tidaklah Dia memberimu cobaan
Melainkan engkau sedang diperhatikan
Artinya engkau tidak diacuhkan
Dekati Ia selagi terbuka jalan
Namun jangan sesekali engkau menyalahkan
Ketika impian tidak sesuai harapan
Benturan dengan kenyataan
Adalah tanda engkau diperhatikan
Juga disadarkan lewat pembelajaran
Minggu, 11 Juli 2010
Berbicara Tentang Indonesia
Berbicara Tentang Indonesia
Berbicara tentang Indonesia
Kau akan
menemukan hamparan laut yang biru
Biru di permukaan, warna-warni di dalam
Berbicara tentang Indonesia
Kau akan
menemukan hijaunya sebuah negeri
Hijau yang meneduhkan, juga menenangkan
Berbicara tentang Indonesia
Kau akan
menemukan warna rakyatnya
Warna sebuah harmoni, simfoni, dan spektrum mengagumkan
Berbicara tentang
Indonesia
Tiada habis pembicaraannya
Begitu pula berbuat
untuk menyehatkannya
Berbicara tentang Indonesia
Kau akan belajar mengenai tanah air
Namun tidak untuk ibu pertiwi
Berbicara tentang Indonesia
Kau mungkin akan terjebak dalam nostalgia
Juga akan terbelalak dalam realitas
Berbicara tentang Indonesia
Hanya butuh waktu
Untuk menjadikannya bahan
pembicaraan dunia
Berbicara tentang Indonesia
Tiada habis pembicaraannya
Begitu pula
berbuat untuk membangkitkannya
Selasa, 06 Juli 2010
Keinginan dan Kepastian
Keinginan dan Kepastian
Mungkin esok, ketika mentari kembali menyapa.
Senyumnya hadir
membawa ceria.
Jika benar.
Mentari akan muncul dari peraduannya.
Jika sudah
jatuh kepastian.
Air akan kembali bertemu lautnya.
Mentari tetaplah
pada jauhnya dari sini.
Air tidak tahu lewat mana ia akan menuju.
Tapi ia tahu, laut tujuannya.
Tegarlah ia, karena tahu tujuannya.
Sinar mentaripun
lurus tak berbelok.
Dan aku ingin aku dan
kau seperti itu.
Minggu, 23 Mei 2010
Aku Tahu Hujan Ini...
Aku Tahu Hujan Ini…
Aku tahu hujan ini selalu dinanti
Karena ia diturunkan untuk menemani
Dan untuk menghidupi
Karena ia adalah anugerah
Aku tahu kehadirannya terkadang mengganggu
Namun itulah ujiannya
Walaupun mengganggu
Namun ia tetap dinanti
Aku tahu ia juga ciptaan-Nya
Sama seperti aku
Dan aku tahu ia akan selalu patuh
Tidak seperti aku
Hujan itu indah
Ketika pagi membawa kesejukan
Ketika siang membawa keteduhan
Ketika sore membawa pelangi
Dan ketika malam menghilangkan rasa sepi
Aku ingin kau tahu
Bahwa aku senang jika hujan datang
Bahwa aku selalu tersenyum jika ia menghampiri
Tapi hujan adalah hujan
Yang ia hanya sebentar
Pasti ada saatnya ia pergi
Dan pasti ada saatnya ia kembali
Kecuali, jika aku telah mati
image from http://myryani.files.wordpress.com/2009/01/hujan.jpg
Senin, 19 April 2010
DAN SEMUA TENTANG KECINTAAN
DAN SEMUA TENTANG KECINTAAN
Ketika peluit ditiupkan dengan kuatnya,
Dan ketika semboyan telah tegak terangkat mengudara,
Lalu hijau menggantikan merah…
Maka perjalanan sudah akan dilakukan,
Dengan doa,
Dengan harap,
Dengan cemas,
Meninggalkan suatu peraduan, untuk segera menyambut peraduan lainnya…
Di luar sana, keluarga melambaikan tangan,
Tanda perpisahan, perpisahan yang harus dilakukan,
Demi pertemuan kembali, di suatu waktu,
Waktu yang belum diketahui…
Dengan sedikit menghela, penggerak itu gagah menghadapi medan,
Dengan hanya ingin keselamatan, dan kenyamanan…
Dan ketika orang-orang di sana tidak mengerti,
Mereka hanya melihat saat ini, dan apa saja yang terlihat,
Tanpa memandang hal yang tak tampak,
Dan mungkin adil itu memang sulit,
Namun adil itu cinta…
Ada sesuatu yang hilang, dan itu menyesakkan,
Walaupun sebagian lain tidak merasakan,
Tapi setidaknya mereka tahu,
Karena cinta itu menuntut keadilan…
Yang terpenting, pelajaran ini sangat berarti,
Pelajaran tentang cinta dan keadilan,
Dan jangan sampai ada yang tersakiti lagi,
Dikemudian hari,
Karena cinta menuntut keadilan, bukan keberpihakan…
Selamat jalan,
Kami akan selalu merindukanmu,
Saat kami berdiri,
Saat kami menunggu,
Dan saat cinta itu mulai bersemi…
Photo by Ricki
Sabtu, 13 Maret 2010
SALAH?
SALAH?
Bandung,
Gunung melindungi
Kembang dan pepohonan mengisi
Sejuk menyelimuti
Dan keramahan senyum selalu menghiasi
Tetapi itu dahulu
Bandung,
Burung-burung berkicau menyambut mentari
Semilir angin gunung bersahutan di siang hari
Gemercik air mengalir menenangkan hati
Dan suara yang selalu mengiringi malam hingga subuh hari
Nyatanya, itu kemarin
Kupikir,
Cikapundung akan selalu menjadi sungai yang memberi inspirasi
Citarum akan terjaga kejernihannya
Kaki Tangkuban Perahu selalu membagi kesejukannya
Malabar di sana akan menjadi pengingat jika kita melihat
Salah ternyata !
Mungkin apa yang kupikir salah
Mungkinkah yang kupikir salah
Atau
Kita yang salah?
Atau
Mereka yang salah?
Ternyata 200 tahun ini
Adalah sebuah kesalahan
Tapi, siapa yang salah? Pikiranku, kita, atau mereka?
Senin, 05 Mei 2008
Arti Cinta (by Snada)
Ingin ku katakan arti
cinta kepadamu dinda…
Agar kau mengerti arti
sesungguhnya…
Tak akan terlena
dan terbawa harumnya bunga asmara…
Yang akan membuat
dirimu sengsara...
Cinta suci luar biasa
Fitrah bagi manusia
Kasih saying dari Sang Pencipta
Di dalam diri setiap
manusia penuh dengan rasa cinta…
Kepada harta, tahta, dan
manusia…
Tak akan terlena
dan terbawa harumnya bunga asmara…
Yang akan membuat
dirimu sengsara...
Cinta suci luar biasa
Fitrah bagi manusia
Kasih saying
dari Sang Pencipta
Jangan kau
berpaling dari cinta…
Cinta dari Yang Maha Pencipta...
Kau pasti tergoda…
Cinta yang abadi hanya ada jika membuat
diri bahagia…
Pada Allah saja…
Sabtu, 15 Maret 2008
Doaku hari ini..
YA ALLAH. . .
Berilah aku
kesabaran.
. .
Dengan
menyayangi bila ada benci. . .
Dengan
memaafkan bila ada salah. . .
Dengan
menebalkan iman bila ada keraguan. . .
Dengan
memberi harapan bila ada putus
asa. . .
Dengan
membahagiakan bila ada duka. . .
Berilah aku
kelapangan dada. . .
Agar aku tidak minta
dihibur tapi menghibur. . .
Tidak
minta dimengerti tapi berusaha mengerti. . .
Tidak
untuk dicintai tapi mencintai. . .
Sebab, dengan memberi aku menerima. . .
Dengan memaafkan aku akan
dimaafkan. . .
Dan dengan ketabahan aku
akan menemukan
KETENANGAN JIWA YANG
SEJATI. . .
Original poem by almarhumah Yunningsih Sukaryansih, semoga ALLAH melindungi dan menyayanginya
Futuur (penurunan iman, red)
Saat hatiku gundah
Saat hatiku resah
dan jiwaku mulai
kehilangan arah. . .
Saat iman yang biasa
menopang kini mulai memudar. . .
Saat ketaqwaan yang biasa
menahan kini mulai terurai. . .
Beribu tanya menyeruak
dalam benakku
Ada apakah denganku saat
ini. . .
Ku coba tuk mencari
jawaban atas pertanyaan yang memenuhi benakku. . .
Berjalan aku mencari arah.
. .
Kuhampiri karibku, coba
berbagi rasa hatiku
tapi kalbu yang sering
bolak-balik ini berbisik. . .
"ah.. kayaknya kurang
tepat"
Kuhampiri orang tuaku. . .
tapi apa yang kudapat?
memang terasa sejenak. . .
tetapi kembali setelah
beberapa saat
Ada apakah denganku saat
ini. .
Ada apakah dengan hatiku
saat ini. .
Iman, ketaqwaan, kenapa
kalian pergi. .
Di saat hatiku merasa
ingin ditemani. .
Ku berjalan dalam
kegelapan malam
coba perbaiki hatiku yang
kelam
tapi apa yang ku dapat?
apakah manfaat?
Tapi di ujung jalan ku
melihat
secercah cahaya kemilau
terdapat
cahaya yang penuh manfaat
yang dapat membawaku ke
syafaat
untuk bekalku kelak di
akhirat
"Ya.. itu yang ku
cari"
"Ya.. itu yang ku
damba"
"Sungguh.. itu yang
ku inginkan"
Bergegas ku menghampirinya
langkah kakiku ringan
terasa
"Ya.. kutemukan di
keheningan malam"
"dan ku yakin..
itulah jawaban"
"itulah jawaban dari
beribu pertanyaan dalam benakku.."
"ada apakah denganku
saat ini"
"ya.. Quran sebuah
jawaban"
"di saat iman dan
ketaqwaan meredup.."
kurasakan sebuah
perubahan..
bertambahnya keimanan..
berseminya ketaqwaan..
Hati yang mulai
menampakkan senyuman..
dan jiwa yang kembali
benar dalam berjalan..
dan timbullah sebuah
harapan..
"SEMOGA IMAN DAN
TAQWA SELALU MENGHIASI SETIAP PERBUATAN"
